Bintang. Seperti itulah kamu. Kamu tahu? Aku sangat menyukai bintang seperti aku menyukai kamu.
Dan apa kamu juga tahu? Orang bilang bintang itu hanya indah bila dipandang dari kejauhan....tapi kurasa mereka salah. Yang ku lihat 'bintang' itu semakin indah bila dipandang dari dekat.
Saat melihat kamu, bintang. Tanpa disuruh pun bibirku dengan sendirinya tersenyum. Aku juga tidak tahu kenapa, secara refleks otakku menyuruh otot-otot di sekitar bibirku melakukan hal itu.
Semakin lama aku semakin sadar, kalau suka sama kamu itu.. kayak masuk ke lumpur hisap... Mau diam, berontak keluar atau gimana pun pada akhirnya akan tetap sama. Aku akan semakin masuk ke dalam lumpur itu, masuk ke dalam pesonamu. Ya, kecuali ada seseorang yang mampu menarikku untuk keluar dari lumpur itu.
Dan semakin lama aku juga semakin sadar, yang namanya bintang itu tempatnya di langit, itu sangat jauh dan sangat sulit bahkan sangat tidak mungkin untuk digapai.
Sampai kapanpun aku takkan pernah bisa menggapaimu, dan pada akhirnya aku hanya bisa menatap dan mengagumimu dari kejauhan.
Kamu itu bintang paling terang di sini, ya di sini, di hati aku. Dan kamu tahu? Aku cukup kaget saat menemukan satu kutipan ini di dalam novel...
"Bintang paling terang itu paling cepat mati. Bintang paling terang adalah yang suhunya paling tinggi. Karena dia terbakar dengan cepat bahan bakarnya pasti cepat habis. Kalau sudah habis, dia akan meledak. Dan, kamu tahu bintang yang meledak bisa jadi apa? Black hole. Lubang hitam."
Dan sekarang sepenuhnya aku tersadar, bahan bakar kamu sebentar lagi sepertinya akan habis atau mungkin memang sudah habis. Kemudian kamu akan meledak dan akan berubah jadi black hole. Lubang hitam entah di langit bagian mana, tapi yang jelas di sini, di hatiku akan ada jejak seperti itu. Dan itu artinya aku harus mencari
seseorang yang mampu menarikku untuk keluar dari lumpur itu, dari lubang hitam itu, dari pesonamu. Bintang.



:')
BalasHapusizin Ngutip culii :D
BalasHapusmonggo...
Hapuskeren..
BalasHapusyaaah dibaca si kaka, jd malu.-.
Hapus